Profil Madrasah
Mengenal lebih dekat sejarah, nilai pendidikan, dan komitmen Madrasah Ibtidaiyyah Hidayatul Athfal Curug dalam membentuk generasi Qurani yang unggul.
Madrasah Ibtidaiyyah Hidayatul Athfal Curug adalah nama yang digunakan hingga saat ini. Berawal pada tahun 1952, Haji Boteng bin Samiin merintis lembaga pendidikan dengan mengadakan kegiatan belajar mengajar di emperan rumah (belandongan). Dua tahun kemudian, berdirilah unit sekolah dengan tiga ruang belajar yang digunakan dalam dua shift: pagi untuk sekolah dasar dan sore untuk Madrasah Diniyah yang diberi nama Madrasah Diniyah “Futuhus Shibyan” dan SD Curug.
Pada tahun 1975 pemerintah mendirikan SD yang berjarak sekitar ± 500 meter dari Madrasah Diniyah Futuhus Shibyan. Pada tahun 1976, SD tersebut pindah ke tempat baru, sehingga Madrasah Diniyah menempati lokasi lama. Karena pagi hari tidak lagi digunakan, kegiatan belajar siswa yang sebelumnya sore hari dipindahkan ke pagi. Sejak saat itu, Madrasah Diniyah berkembang menjadi Madrasah Ibtidaiyah. Nama Hidayatul Athfal diberikan oleh mahasiswa PTIQ Jakarta yang sedang melaksanakan KKN di Desa Curug pada tahun 1976. Aktivitas Madrasah Ibtidaiyah berlangsung di pagi hari, sedangkan sore tetap digunakan untuk Madrasah Diniyah, hingga akhirnya Madrasah Diniyah bubar pada tahun 1996.
Sehubungan dengan wafatnya ketua yayasan terdahulu, kepemimpinan yayasan kemudian dilanjutkan oleh kepala desa yang baru, yaitu H.M. Mansyur, yang memimpin hingga sekarang. Dalam perjalanan kepemimpinan Madrasah, telah terjadi enam kali periode:
- 01. Bapak Ustad Tu’an (1976 – 1980)
- 02. Bapak H. Ahmid (1981 – 1985)
- 03. Bapak H. Sohibudin (1986 – 1990)
- 04. Bapak H. Albah (1991 – 2010)
- 05. Bapak H. Komarudin (2011 – 2024)
- 06. Ibu Siti Bayinah (2024 – sekarang)
Dari keenam periode kepemimpinan tersebut, Madrasah Ibtidaiyyah Hidayatul Athfal Curug terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana yang dibutuhkan demi mendukung kualitas pendidikan yang semakin baik.
MI Hidayatul Athfal Curug hadir di Kota Depok sebagai sarana pendidikan dasar yang menanamkan nilai Qurani, kedisiplinan, serta karakter Islami sejak dini. Proses pembelajaran didukung oleh tenaga pendidik profesional serta lingkungan belajar yang aman, tertib, dan kondusif.
Dengan pendekatan pembelajaran yang humanis, inspiratif, dan berorientasi pada potensi peserta didik, kami berupaya menciptakan suasana belajar yang nyaman, kreatif, dan menyenangkan agar siswa siap menghadapi tantangan masa depan dengan kepercayaan diri dan akhlak yang kokoh.
Komitmen Kami
“Membentuk generasi Qurani yang unggul dalam prestasi, kokoh dalam akhlak, dan siap menghadapi masa depan.”
Islami
Nilai utama pendidikan
Unggul
Karakter & prestasi
Para Pendiri Madrasah
Mereka adalah sosok yang mendirikan dan membangun MI Hidayatul Athfal dengan visi pendidikan Islami, karakter Qurani, dan masa depan generasi yang unggul.
H. Boteng Bin Samiin
Pendiri Madrasah
“Pendidikan adalah kunci membentuk generasi berakhlak mulia dan berprestasi.”
Siti Nurhaliza
Pendiri & Guru Senior
“Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan belajar yang terbaik.”
Muhammad Riza
Pendiri & Supervisor Pendidikan
“Menanamkan nilai Qurani sejak dini adalah fondasi masa depan yang kokoh.”
Para Pemimpin Madrasah
Enam periode kepemimpinan Madrasah Ibtidaiyyah Hidayatul Athfal Curug yang membawa perubahan dan perkembangan signifikan.
Ustadz Tu’an
1976 – 1980
“Memulai pondasi pendidikan yang Islami dengan disiplin dan karakter Qurani.”
H. Ahmid
1981 – 1985
“Mengembangkan sarana dan prasarana serta meningkatkan kualitas guru.”
H. Sohibudin
1986 – 1990
“Memperkuat kualitas kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler Madrasah.”
H. Albah
1991 – 2010
“Meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas fasilitas belajar.”
H. Komarudin
2011 – 2024
“Memperkuat akhlak Qurani dan meningkatkan prestasi akademik siswa.”
Ibu Siti Bayinah
2024 – sekarang
“Menghadirkan inovasi pendidikan modern sambil mempertahankan nilai Qurani.”